Industri Periklanan Sokong 16 Subsektor Ekonomi Kreatif Lainnya

Industri Periklanan Sokong 16 Subsektor Ekonomi Kreatif Lainnya

Potensi industri periklanan memang menunjukkan pengaruhnya yang  tidak perlu diragukan lagi. Sebuah iklan sangat dibutuhkan untuk mampu membentuk pola pikir, pola konsumsi, dan pola hidup masyarakat. Subsektor ekonomi kreatif periklanan yang memiliki jangkauan paling luas dibandingkan 16 subsektor ekonomi kreatif lainnya.

Hal ini dibuktikan melalui survei yang menunjukkan jika pertumbuhan belanja iklan nasional rata-rata mencapai 5-7% pada setiap tahunnya. Tidak bisa dipungkiri demikian itu karena pelaku usaha semakin giat melakukan pemasaran produknya. Hal itu dilakukan baik melalui media langsung maupun media sosial lainnya.

Pilihan Periklanan yang Menjanjikan pada Saat Ini

Semakin gencar kegiatan periklanan dilakukan, hal itu akan mendorong masyarakat dalam membentuk pola pikir konsumtif. Apabila sudah terbentuk, maka akan terjadi perputaran roda ekonomi. Nah, dengan demikian 16 subsektor ekonomi kreatif lainnya pun akan semakin terdorong untuk berkembang.

Selanjutnya, iklan dibagi menjadi beberapa jenis. Jika kamu berniat akan mengiklankan suatu produk tertentu, bisa memilih di antaranya. Berikut ini terdapat beberapa jenis periklanan yang bisa dimanfaatkan untuk memasarkan produk:

1. Iklan Media Cetak

Media cetak merupakan jenis periklanan yang telah lama digunakan. Surat kabar dan majalah dulunya menjadi periklanan yang cukup populer untuk pelaku usaha. Melalui media cetak, pelaku usaha dapat mempromosikan produknya.

Selain surat kabar dan majalah, ada pula media cetak iklan lain seperti brosur, pamflet, dan masih banyak lagi. Masing-masing di antara contoh media cetak iklan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pemilihan iklan tentu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Iklan Siaran

Jenis iklan ini juga cukup banyak digunakan. Iklan siaran ini meliputi iklan televisi, radio, atau media sosial. Iklan di televisi memiliki audiens yang besar dan sangat populer. Biaya iklan tergantung pada panjang iklan dan periode waktu kemunculan iklan tersebut. Sama halnya dengan iklan radio juga masih banyak diminati oleh masyarakat.

Sementara, iklan melalui media sosial kini menjadi paling banyak digunakan. Sebab, banyak orang dapat dengan mudah mengakses media sosial. Jadi, peluang untuk bisa menjangkau segmen pemasaran pun akan semakin terbuka lebar.

Selain mudah diakses, iklan melalui media sosial juga tidak ribet. Bahkan, hanya bermodalkan desain iklan yang menarik dapat dengan mudah bisa sampai pada target pemasaran. Untuk masalah biaya pun sangat mudah dijangkau.

3. Iklan Luar Ruang

Iklan luar ruang menggunakan berbagai sarana untuk menarik perhatian masyarakat. yang termasuk dalam iklan luar ruang di antaranya ada papan iklan, kios, serta pameran dagang. Iklan luar ruang ini  adalah cara yang efektif untuk menyampaikan pesan terkait pemasaran.

Pada umumnya iklan luar ruang ini ditempatkan pada lokasi-lokasi yang strategis. Tujuannya supaya banyak dilihat oleh masyarakat saat melewati lokasi iklan luar ruang tersebut. Semakin banyak orang yang melihat, tentu saja peluang mendapatkan sasaran target akan semakin besar.

Untuk bisa menggunakan iklan ini biasanya harus menyewa kepada jasa persewaan iklan. Periode persewaan tergantung pada kesepakatan. Demikian juga untuk persoalan biaya sewa.

4. Iklan Terselubung

Iklan terselubung ini biasanya ditampilkan dalam suatu acara atau event tertentu. Sebagai contoh, dalam acara televisi akan disisipi iklan yang berguna untuk memasarkan produk tertentu. Sehingga, mau tidak mau penonton akan melihatnya.

Bedanya dengan iklan di televisi, adalah iklan terselubung ini tidak masuk dalam channel iklan. Melainkan dimunculkan pada saat acara sedang berlangsung. Iklan terselubung ini lebih efektif dibanding iklan biasa di televisi. Sebab, penonton mungkin secara otomatis akan menontonnya.

5. Iklan Layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat merupakan iklan yang bertujuan untuk mempengaruhi orang supaya mengikuti apa yang ada dalam iklan tersebut. Iklan ini banyak digunakan oleh instansi atau perusahaan, bahkan partai politik juga. Sebagai contoh penggunaan iklan ini misalnya dalam iklan anti narkoba, iklan sayang lingkungan hidup, kampanye, dan masih banyak lagi.

Tanpa adanya iklan, sebuah usaha atau industri tidak akan berkembang dengan baik. Bagaimana orang bisa tahu tentang produk sebuah usaha jika tidak dikenalkan dan dipromosikan melalui iklan. Jadi, sudah sepantasnya periklanan merupakan unsur paling penting agar 16 subsektor ekonomi kreatif bisa berjalan.