2 Jenis Hitungan Primbon Jawa untuk Menghitung Kecocokan Jodoh

2 Jenis Hitungan Primbon Jawa untuk Menghitung Kecocokan Jodoh

Weton merupakan hari kelahiran menurut kalender Jawa dan juga Kalender Masehi. Untuk menghitung kecocokan jodoh, terdapat dua jenis hitungan primbon jodoh berdasarkan weton. Berikut ada dua jenis hitungan primbon Jawa yang bisa digunakan untuk menghitung kecocokan jodoh.

Cara Pertama

Jenis perhitungan pertama adalah dengan membagi nilai kelahiran laki-laki dan perempuan dengan angka 9, lalu sisa dari angka yang tidak bisa dibagi dilihat untuk menemukan kecocokannya.

Contohnya, jika kebetulan Anda lahir pada Minggu Legi, maka nilai kelahiran Anda 11. Apabila angka 11 dibagi dengan 9, lalu akan menghasilkan angka 1, di mana angka 9 dibagi 9 = 1 dan menyisakan angka 2 (11 – 9 =2).

Lalu, jika  pasangan Anda lahir pada hari Selasa Wage, maka nilai kelahirannya 7, tidak bisa dibagi 9,dan sisa nilai kelahiran pasangan Anda tetap 7. Dengan kombinasi angka 2 dan 7 tersebut, maka diramalkan jika anak Anda dan pasangan akan banyak yang meninggal.

Daftar ramalan kecocokan jodoh berdasarkan kombinasi sisa angka tanggal lahir Anda dan pasangan Anda sebagai berikut. 1 dan 1 berarti Anda berdua saling mengasihi. 1 dan 2 berarti Anda berdua pasangan yang bagus. 1 dan 3 berarti Anda pasangan yang kuat namun rezekinya jauh. 1 dan 4 berarti rumah tangga Anda banyak bencananya.

Cara Kedua

Cara kedua menghitung kecocokan jodoh menurut primbon Jawa adalah dengan menjumlahkan nilai hari lahir Anda dengan pasangan Anda. Jumlah nilai hari lahir Anda dan pasangan dibagi dengan angka 5, kemudian kecocokan Anda akan dilihat berdasarkan sisa dari pembagian tersebut.

Misalnya, jika Anda lahir hari Rabu Pon, dan pasangan Anda lahir pada hari Sabtu Pahing. Maka nilai lahir Anda 14 (7 + 7) dan nilai lahir pasangan Anda 18 (9 + 9). Jumlah nilai lahir Anda berdua 14 + 18 = 32. Lalu 32 dibagi dengan 5, maka akan mengasilkan angka 6 dan menyisakan angka 2. Angka 2 berarti pangan, berarti Anda berdua memiliki kecocokan yang baik.

Angka sisa yang mungkin terjadi beserta arti kecocokannya antara lain angka 1 untuk Sandang, yang berarti kecocokan baik. Yang kedua angka 2 berarti Pangan, berarti kecocokan lumayan baik. Angka 3 berarti Bejo, atau kecocokan yang sangat baik. Angka 4 berarti Loro, artinya kecocokan kurang baik, dan angka 0 berarti kecocokan sangat tidak baik.

Nah, itu dia ulasan mengenai 2 jenis hitungan primbon Jawa yang bisa Anda gunakan untuk menghitung kecocokan jodoh. Dengan perhitungan primbon tersebut, Anda dapat mengetahui kecocokan jodoh, dan meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.